Minggu, 08 Juni 2025

Kaset Yess 111 The Doors The Story of.....




The Doors adalah band rock legendaris asal Los Angeles, California, yang aktif terutama pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Mereka terkenal karena suasana musik yang gelap dan psikedelik, lirik yang puitis dan provokatif, serta karisma liar vokalis mereka, Jim Morrison.
Dibentuk pada tahun 1965 oleh empat anggota utama, Jim Morrison – vokal & lirik, Ray Manzarek – keyboard & organ, Robby Krieger – gitar, John Densmore – drum, nama "The Doors" diambil dari buku The Doors of Perception oleh Aldous Huxley, yang merujuk pada pandangan mistik dan eksplorasi kesadaran manusia lewat psikedelia.
YESS merilis dalam format kaset berjudul The Doors The Story of..... yang kemungkinan dirilis pada pertengahan 70 an, dengan perkiraan 1973-1975. Lagu lagunya diambil dari album The Doors tahun 1967 hingga 1971

Label-catalog : YESS-111
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1975
Psychedelic Rock



Sabtu, 07 Juni 2025

The Earl Klugh Trio album Volume One


 
Earl Klugh adalah seorang gitaris jazz Amerika yang dikenal luas karena gaya permainan gitar akustik nylon-string yang lembut, melodis, dan sangat khas, membaurkan elemen jazz, pop, dan Latin menjadi musik yang kerap disebut sebagai smooth jazz atau crossover jazz. Klugh mulai belajar gitar pada usia 10 tahun, setelah sebelumnya bermain piano. Salah satu gitaris yang mempengaruhinya adalah Chet Atkins, gitaris country-jazz legendaris. Mereka bahkan kemudian berkolaborasi dalam album “Guitar Monsters” (1978).

Pada tahun 1991, dia merilis album The Earl Klugh Trio, Vol. 1, yang menandai pergeseran gaya dari Earl Klugh, yang sebelumnya dikenal dengan musik smooth jazz dan easy listening, menuju pendekatan jazz akustik yang lebih murni. Dalam album ini, Klugh bermain bersama Ralphe Armstrong (bass akustik) dan Gene Dunlap (drum), membentuk trio yang menghadirkan interpretasi segar terhadap berbagai standar jazz dan pop klasik.
Album ini menawarkan suasana yang intim dan akustik, jauh dari aransemen yang sering dianggap terlalu ringan dalam karya-karya sebelumnya. Klugh menampilkan permainan gitar akustik yang penuh nuansa dan ekspresif, didukung oleh ritme yang solid dari Armstrong dan Dunlap. Beberapa kritikus mencatat bahwa album ini menunjukkan kemampuan Klugh dalam memainkan jazz yang lebih "straight-ahead", membuktikan bahwa ia mampu keluar dari zona nyaman smooth jazz-nya.

Label-catalog : Warner Bros. Records – 7599-26750-2
Buatan : Europe
Format: CD, Album, Jewelcase
Tahun Rilis : 1991
Jazz



Jaco Pastorius album Punk Jazz The Jaco Pastorius Anthology


 
Jaco Pastorius adalah seorang bassis jazz legendaris asal Amerika Serikat, yang dikenal luas sebagai pelopor dan inovator dalam permainan bass elektrik. Ia lahir pada 1 Desember 1951 dan meninggal pada 21 September 1987.
Jaco Pastorius sering mMenggunakan bass fretless (tanpa fret), yang menghasilkan suara lembut dan mengalir menjadikan bass sebagai instrumen melodi utama, bukan hanya pengiring ritmis.
Jaco Pastorius bergabung dengan grup Weather Report pada tahun 1976, dan menjadi pusat perhatian dalam album seperti "Heavy Weather" (yang berisi lagu ikonik “Birdland”).
Pada tahun 2003 label Rhino/Warner“ merilis kompilasi 2 disc, Punk Jazz: The Jaco Pastorius Anthology” berisikan 28 track yang merangkum karier mengejutkan si bassis legendaris dalam berbagai fase, mulai dari demo awal hingga karya besar di Weather Report, proyek solo, dan band besar Word of Mouth. Mulai dari demo rumah “The Chicken” (1968) dan penampilan bersama Wayne Cochran, hingga era zenit fusion bersama Weather Report serta musik besar-besaran Word of Mouth. Ada juga potongan kolaborasi meriah dengan Pat Metheny, Joni Mitchell, Flora Purim, dan rekaman live langka 
“Punk Jazz” bukan sekadar kompilasi nostalgia, ini adalah perjalanan musik seorang inovator. Jika Anda ingin menyelami khasanah bass elektrik modern, album ini adalah pintu gerbang wajib: dari groove awal Florida, ledakan fusion, hingga karya besar orkestra. Meskipun ada ruang untuk rilisan yang lebih lengkap, paket 28 track ini memberikan gambaran luar biasa mengenai tragedi dan kejeniusan Jaco.

Label-catalog : Warner Bros. Records – R2 73779
Buatan : USA
Format: CD, Album, Digipak
Tahun Rilis : 2003
Jazz


Spyro Gyra album 20/20


 
Spyro Gyra merupakan salah satu pelopor jazz fusion kontemporer yang paling sukses secara komersial dan musikal. Berasal JaBuffalo, New York, Amerika Serikat ini terbentuk pada tahun 1974 oleh Jay Beckenstein (saxophonist). Nama "Spyro Gyra": Berasal dari ejaan keliru nama organisme laut "spirogyra" yang tertulis di papan tulis — digunakan sebagai nama panggung band secara spontan, lalu melekat.
Spyro Gyra yang mengalami banyak pergantian personel, dengan Jay Beckenstein adalah sosok yang selalu konsiste, memadukan berbagai unsur, seperti Melodi kuat yang mudah dikenali, Groove funk dan Latin yang menonjol, Improvisasi jazz yang tetap ringan, Sound yang bersih, halus, dan sering digunakan dalam radio smooth jazz, Mereka tidak terlalu "bebas" seperti jazz murni, namun lebih rumit dan berwarna daripada pop instrumental biasa — inilah daya tarik unik mereka.
Spyro Gyra yang menampilkan jazz fusion dengan pendekatan lebih energik dan pop-friendly,  di Indonesia, tahun 80 an terkenal dengan album Morning Dance dan Catching the Sun. Mereka adalah band yang sangat produktif. Pada tahun 1997 mereka merilis album studio ke 20 yang berjudul 20/20 dibawah label GRP Records dengan formasi Jay Beckenstein (saxophones, produser), Tom Schuman (keyboards), Julio Fernandez (gitar), Scott Ambush (bass) dan Joel Rosenblatt (drums). Mereka juga didukung oleh musisi tamu Chris Botti (trumpet di “The Deep End” & “Rockaway to Sunset”), Manolo Badrena, Bobby Allende (percussion/congas), Dave Samuels (vibraphone & marimba), No Sweat Horns (Scott Kreitzer, Randy Andos, Barry Danielian) Backing vocals di lagu tertentu 
Merayakan 20 tahun & 20 album dalam 20/20, namun tanpa gimmick—album tetap konsisten dengan karakter “Latin-tinted modern jazz” yang menjadi ciri band. Mereka menjaga keseimbangan antara melodi halus dan groove—menggabungkan jazz fusion, funk, pop, dan Latin. 20/20 adalah album yang merefleksikan kematangan, kesatuan, dan evolusi halus dalam perjalanan 20 tahun Spyro Gyra. Cocok bagi pendengar smooth/jazz fusion yang mencari melodi yang berwarna, groove berenergi, tanpa kehilangan kehalusan musik jazz.

Label-catalog : GRP – GRP-9867
Buatan : USA
Format: CD, Album, Jewelcase
Tahun Rilis : 1997
Jazz


Randy Crawford & Joe Sample With Steve Gadd & Nicklas Sample – Live.

 



Pada tahun 2008, Randy Crawford (penyanyi yang memiliki suara mezzo-soprano-nya yang lembut, hangat, dan penuh perasaa) bersama  Joe Sample (pianis, keyboardist, komposer, dan produser asal Amerika Serikat yang sangat berpengaruh dalam dunia jazz) dibantu  Steve Gadd (seorang drummer jazz yang musisi lain akan berkata When Gadd plays, the music breathes) serta pemain bass yang juga putra Joe Sample,  Nicklas Sample melakukan tour ke Eropa, dan bermain di berbagai gedung pertunjukan disana. Konser itu akhirnya dirilis pada 31 Juli 2012 oleh PRA Records (dilanjutkan oleh Sony/Dreyfus) dengan judul Randy Crawford & Joe Sample With Steve Gadd & Nicklas Sample – Live.
Album/live ini merupakan suguhan musik yang sangat halus, matang, dan emosional. Ini bukan pertunjukan penuh gemerlap dan aransemen kompleks, melainkan lebih seperti malam penuh kehangatan bersama empat musisi yang saling memahami dan mengisi ruang satu sama lain. Randy Crawford, dengan suara khasnya yang lembut tapi penuh daya  menyanyikan lagu-lagu penuh nuansa soul dan jazz dengan interpretasi mendalam. Joe Sample, legenda dari The Crusaders, bermain piano dengan sentuhan klasik dan bluesy yang elegan. Steve Gadd, salah satu drummer paling dihormati di dunia, tampil sangat suportif dan tidak pernah mencuri perhatian secara berlebihan. Nicklas Sample, meskipun lebih muda, bermain bass dengan kepekaan luar biasa, melengkapi ayahnya dan Randy dengan baik.
Rekaman live ini sangat bersih dan jernih, kita bisa mendengar setiap nuansa permainan piano Joe, setiap bisikan dari snare drum Gadd, dan napas lembut dari Randy. Konser ini cocok bagi pendengar jazz dan soul yang menghargai keindahan dalam kesederhanaan. Tidak ada upaya untuk memamerkan teknik, melainkan sebuah perayaan rasa, ruang, dan harmoni. Jika kamu menyukai album live seperti "Unplugged" atau konser-konser kecil di studio jazz,  ini akan sangat memuaskan.

Label-catalog : P.R.A. Records – FDM 46050 36981 2
Buatan : France
Format: CD, Album, Jewelcase
Tahun Rilis : 2012
Jazz





Selasa, 03 Juni 2025

Al Jarreau album Heaven and Earth

 



Al Jarreau adalah seorang penyanyi jazz, R&B, dan soul asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya vokalnya yang sangat unik dan fleksibel, serta kemampuannya memadukan berbagai genre musik. Ia adalah salah satu dari sedikit penyanyi yang pernah memenangkan Grammy Awards di tiga kategori berbeda: jazz, pop, dan R&B.
album Heaven and Earth dari Al Jarreau, dirilis pada tahun 1992, mengusung warna Jazz, R&B, Soul, Pop dan diproduseri oleh George Duke. Heaven and Earth adalah salah satu rilisan penting dalam karier Al Jarreau. Album ini muncul saat musik R&B dan jazz kontemporer mulai banyak dipengaruhi oleh pendekatan produksi digital dan elektronik awal 90-an. Album ini juga membawa Jarreau memenangkan Grammy Award untuk Best R&B Vocal Performance, Male, menandai betapa kuatnya daya tarik vokalnya dalam lanskap musik yang terus berubah.
Al Jarreau tetap menjadi pusat perhatian utama, kemampuannya untuk scat, melodi vokal yang ekspresif, serta interpretasi lirik yang emosional tetap menjadi kekuatan. Produksi oleh George Duke membuat album ini kaya akan lapisan suara, dengan sentuhan synthesizer dan drum machine yang tidak menghilangkan nuansa jazzy khas Jarreau.
Album ini mengusung spiritualitas, cinta, dan refleksi diri—dalam nuansa yang lebih kontemporer dari karya-karya Jarreau sebelumnya di tahun 70-an dan 80-an. Bagi sebagian pendengar lama, mungkin terasa agak terlalu halus atau elektronik dibanding era Breakin' Away (1981), tapi tetap menyajikan kualitas artistik yang tinggi.
Heaven and Earth adalah bukti bahwa Al Jarreau tetap relevan di awal 90-an tanpa kehilangan jati diri artistiknya. Album ini cocok bagi pendengar yang menyukai perpaduan jazz ringan, R&B, dan pop kontemporer dengan pesan yang uplifting.







Senin, 02 Juni 2025

Kaset YESS 298 Genesis album Duke



Peter Gabriel keluar dari Genesis pada tahun 1975, setelah tur album The Lamb Lies Down on Broadway (1974). Alasannya campuran antara keinginan untuk lebih bebas secara kreatif, tekanan pribadi (anaknya sedang sakit), dan konflik dalam dinamika band.Gabriel adalah vokalis, penulis lirik utama, dan frontman karismatik Genesis. Banyak yang mengira kepergiannya akan mengakhiri band ini.
Setelah Gabriel keluar, Genesis mencoba mencari vokalis baru. Mereka mengadakan audisi lebih dari 400 orang, tapi tidak menemukan yang cocok. Akhirnya, Phil Collins, yang sebelumnya hanya drummer dan backing vocal, mencoba menyanyikan lagu-lagu demo — dan ternyata suaranya sangat cocok. 
Transisi dari Peter Gabriel ke Phil Collins sebagai vokalis utama Genesis adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah band tersebut, dan terjadi secara bertahap selama pertengahan hingga akhir 1970-an. 
A Trick of the Tail (1976) adalah album pertama Genesis dengan Phil Collins sebagai vokalis utama. Album ini sangat sukses secara kritis dan komersial, membuktikan bahwa Genesis bisa bertahan tanpa Gabriel. Musiknya tetap prog-rock khas era sebelumnya, tapi mulai terasa lebih halus dan melodis. Kemudian disusul oleh album Wind & Wuthering (1976) yang semakin memperkuat posisi Collins sebagai vokalis tetap. 
Namun kestabilan Genesis betul betul harus diuji, setelah gitaris yang memberi nafas progressive Genesis, Steve Hackett cabut menyusul Peter Gabriel. Kepergian Hackett ternyata malah menjadikan kristalisasi Genesis terjadi, dan mereka merilis album …And Then There Were Three… (1978) yang memberikan penegasan bahwa mereka hanya tinggal bertiga dan tetap solid. 
Sepeninggal Hackett, trio  Collins, Banks, Rutherford membuat musik  yang mulai lebih pop-oriented. Dan album Duke (1980) menjadi jembatan keseimbangan antara prog dan pop Genesis.
Duke adalah album ke-10 dari Genesis dan menjadi tonggak penting dalam transisi band ini dari prog-rock kompleks era Gabriel menjadi lebih mainstream namun tetap musikal. Album ini jmemadukan dua sisi Genesis, Prog-rock epik, khas era 70-an, seperti terlihat di lagu Behind the Lines, Duchess, Guide Vocal, Turn It On Again, Duke's Travels, Duke's End serta Pop-rock yang lebih simpel dan langsung, terlihat dalam lagu-lagu seperti Misunderstanding dan Alone Tonight. Duke ini direkomendasikan untuk pendengar Genesis era lama maupun era baru.

Label catalog  YESS-298
Pita  maxell
Tahun  1980
Buatan  PT Diamond Records Indonesia
Format Cassette, Album
Progressive Rock



CD Original BIP album Udara Segar

 CD Original BIP album Udara Segar Label-Catalog: PT. Aquarius Musikindo – APC FR 8107-2 Format: CD, Album, Jewelcase  Tahun Rilis : 2004 Bu...