Tampilkan postingan dengan label Kaset YESS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kaset YESS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 24 Juni 2025

Kaset YESS 454 Cozy Powell album Octopuss



Cozy Powell adalah seorang drummer legendaris asal Inggris, yang dikenal karena gaya bermainnya yang kuat, energik, dan sangat berpengaruh dalam dunia hard rock dan heavy metal. Cozy Powell bermain dalam banyak band besar dan proyek kolaboratif, di antaranya Jeff Beck Group,  Rainbow, Michael Schenker Group (MSG), Whitesnake,  Black Sabbath,  Emerson, Lake & Powell, Brian May Band.

Saat masih bergabung dengan Whitesnake, Cozy sempat merilis album Solo berjudul Octopus yang dirilis YESS dengan nomor 454. Album Octopuss (1983) merupakan album solo ketiga dari Cozy Powell, setelah Over the Top (1979) dan Tilt (1981). Ini adalah kelanjutan dari eksplorasinya dalam format rock instrumental, menampilkan paduan kekuatan drumnya yang khas dengan permainan gitar dan keyboard dari musisi tamu papan atas.Musisi Tamu yang terlibat di album ini Gary Moore, Mel Galley, Don Airey dan John Cook.

Octopuss adalah pernyataan kuat dari Cozy Powell sebagai seniman solo, bukan sekadar drummer pendukung. Meski bukan album komersial besar, Octopus yang menonjolkan lagu instrumental  menegaskan drummer bisa menjadi bintang utama di musik rock

Label-catalog : YESS-454
Pita : maxell
Tahun : 1983
Buatan : Diamond Records Indonesia
Instrumental Rock





Minggu, 08 Juni 2025

Kaset YESS 115 The Greatest Hits of Eric Burdon


 
Eric Burdon adalah vokalis legendaris kelahiran Newcastle, Inggris (1941), dikenal luas sebagai frontman band The Animals dan War.
Suara khasnya: serak, berkarakter, soulful, dan penuh emosi raw, mewakili semangat working class Inggris pada era 1960-an. 
YESS juga merilis kaset Eric Burdon, bernomor 115 yang kemungkinan masternya dari PH The Greatest Hits of Eric Burdon and The Animals. Rilisan YESS ini Menyajikan kompilasi lengkap hits klasik Eric Burdon/The Animals yang cukup memuaskan untuk nostalgia.
Untuk penggemar kaset jadul atau kolektor barang vintage, YESS 115 adalah item menarik musik rock klasik dalam format analog yang sarat nostalgia, untuk menikmati lagu lagu seperti House of the Rising Sunn Spill the Wine (bersama War, See See Rider dan lain lain

Label-catalog : YESS-115
Pita: Maxell
Buatan : BPT Diamond Records Bandung
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1977
Rock



Kaset Yess 112 Wishbone Ash album Classic Ash

 


Wishbone Ash band rock asal Inggris yang sangat berpengaruh, terutama dikenal karena gaya permainan gitar kembar (twin lead guitars) mereka yang khas. Wishbone Ash dibentuk di Torquay, Inggris pada tahun 1969. Anggota pendiri awalnya adalah Andy Powell – gitar utama, vokal, Ted Turner – gitar utama, vokal, Martin Turner – bass, vokal dan Steve Upton – drum.
Nama “Wishbone Ash” sendiri dipilih setelah mereka bermain-main dengan berbagai nama yang tidak terlalu serius — tapi akhirnya nama ini terasa cocok dengan nuansa musik mereka yang unik. Wishbone Ash dikenal sebagai pelopor gaya twin lead guitars, di mana dua gitaris utama memainkan harmoni dan melodi bersama. Ini sangat berpengaruh dalam perkembangan hard rock, progressive rock, dan bahkan heavy metal (band seperti Iron Maiden menyebut mereka sebagai pengaruh besar).
Untuk mengenal mereka, sebagai langkah awal  album Classic Ash menjadi sebuah kompilasi penting dari Wishbone Ash yang dirilis pada tahun 1977. Album ini dirancang sebagai semacam “greatest hits” dari periode awal Wishbone Ash, terutama saat mereka masih berada di bawah kontrak MCA (sebelum pindah ke Atlantic Records di pertengahan 1970-an). Album ini dirilis tahun 1977 dengan Cakupan waktu Lagu-lagu dari tahun 1970–1974
Album ini menjadi pintu masuk yang sangat bagus untuk mengenal gaya dan kekuatan musikal Wishbone Ash, terutama sound gitar kembar mereka yang legendaris.

Label-catalog : YESS-112
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1977
Psychedelic Rock



Kaset Yess 111 The Doors The Story of.....




The Doors adalah band rock legendaris asal Los Angeles, California, yang aktif terutama pada akhir 1960-an hingga awal 1970-an. Mereka terkenal karena suasana musik yang gelap dan psikedelik, lirik yang puitis dan provokatif, serta karisma liar vokalis mereka, Jim Morrison.
Dibentuk pada tahun 1965 oleh empat anggota utama, Jim Morrison – vokal & lirik, Ray Manzarek – keyboard & organ, Robby Krieger – gitar, John Densmore – drum, nama "The Doors" diambil dari buku The Doors of Perception oleh Aldous Huxley, yang merujuk pada pandangan mistik dan eksplorasi kesadaran manusia lewat psikedelia.
YESS merilis dalam format kaset berjudul The Doors The Story of..... yang kemungkinan dirilis pada pertengahan 70 an, dengan perkiraan 1973-1975. Lagu lagunya diambil dari album The Doors tahun 1967 hingga 1971

Label-catalog : YESS-111
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1975
Psychedelic Rock



Senin, 02 Juni 2025

Kaset YESS 298 Genesis album Duke



Peter Gabriel keluar dari Genesis pada tahun 1975, setelah tur album The Lamb Lies Down on Broadway (1974). Alasannya campuran antara keinginan untuk lebih bebas secara kreatif, tekanan pribadi (anaknya sedang sakit), dan konflik dalam dinamika band.Gabriel adalah vokalis, penulis lirik utama, dan frontman karismatik Genesis. Banyak yang mengira kepergiannya akan mengakhiri band ini.
Setelah Gabriel keluar, Genesis mencoba mencari vokalis baru. Mereka mengadakan audisi lebih dari 400 orang, tapi tidak menemukan yang cocok. Akhirnya, Phil Collins, yang sebelumnya hanya drummer dan backing vocal, mencoba menyanyikan lagu-lagu demo — dan ternyata suaranya sangat cocok. 
Transisi dari Peter Gabriel ke Phil Collins sebagai vokalis utama Genesis adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah band tersebut, dan terjadi secara bertahap selama pertengahan hingga akhir 1970-an. 
A Trick of the Tail (1976) adalah album pertama Genesis dengan Phil Collins sebagai vokalis utama. Album ini sangat sukses secara kritis dan komersial, membuktikan bahwa Genesis bisa bertahan tanpa Gabriel. Musiknya tetap prog-rock khas era sebelumnya, tapi mulai terasa lebih halus dan melodis. Kemudian disusul oleh album Wind & Wuthering (1976) yang semakin memperkuat posisi Collins sebagai vokalis tetap. 
Namun kestabilan Genesis betul betul harus diuji, setelah gitaris yang memberi nafas progressive Genesis, Steve Hackett cabut menyusul Peter Gabriel. Kepergian Hackett ternyata malah menjadikan kristalisasi Genesis terjadi, dan mereka merilis album …And Then There Were Three… (1978) yang memberikan penegasan bahwa mereka hanya tinggal bertiga dan tetap solid. 
Sepeninggal Hackett, trio  Collins, Banks, Rutherford membuat musik  yang mulai lebih pop-oriented. Dan album Duke (1980) menjadi jembatan keseimbangan antara prog dan pop Genesis.
Duke adalah album ke-10 dari Genesis dan menjadi tonggak penting dalam transisi band ini dari prog-rock kompleks era Gabriel menjadi lebih mainstream namun tetap musikal. Album ini jmemadukan dua sisi Genesis, Prog-rock epik, khas era 70-an, seperti terlihat di lagu Behind the Lines, Duchess, Guide Vocal, Turn It On Again, Duke's Travels, Duke's End serta Pop-rock yang lebih simpel dan langsung, terlihat dalam lagu-lagu seperti Misunderstanding dan Alone Tonight. Duke ini direkomendasikan untuk pendengar Genesis era lama maupun era baru.

Label catalog  YESS-298
Pita  maxell
Tahun  1980
Buatan  PT Diamond Records Indonesia
Format Cassette, Album
Progressive Rock



Kaset Yess 019 Yes album Tales From Topographic Oceans

 


Masuknya Steve Howe di album Close to the Edge (1972), memang membuat YESS menanjak tajam dari sisi kreativitas dan popularitas, dan menuntut mereka berkarya lebih dari sebelumnya, dan mereka menggarap album Tales from Topographic Oceans.  Tales from Topographic Oceans adalah salah satu album Yes paling ambisius, sekaligus paling kontroversial. Album ini keluar saat Yes berada di puncak kreativitas dan popularitas. Setelah sukses besar dengan Close to the Edge (1972), mereka mencoba mendorong batas prog rock sejauh mungkin. Rilisan aslinya dalam format PH merupakan double album dengan hanya berisikan 4 lagu, masing-masing mengisi satu sisi LP. Tales From Topographic Oceans terinspirasi oleh teks mistik Hindu dari kitab Autobiography of a Yogi dan dari sisi musikalitas mempunyai struktur lagu simfonik dan konseptual, penuh transisi, tema berulang, dan bagian-bagian ambient. Yang jelas untuk menikmati album ini tidak bisa didengar sambil lalu, butuh waktu dan kesabaran.
Pada album ini juga terdapat pergantian drummer dari Bill Bruford ke Alan White. Bruford mengundurkan diri dari YES karenad merasa sudah mencapai puncak ekspresinya di Close to the Edge dan dia mengaku bosan dengan proses rekaman Yes yang sangat bertele-tele dan perfeksionis ekstrem, terutama oleh Jon Anderson dan Chris Squire. 
Tak lama setelah keluar dari Yes, Bruford langsung bergabung dengan King Crimson, band yang lebih eksperimental dan improvisasional di bawah Robert Fripp. King Crimson memberi lebih banyak ruang untuk spontanitas dan eksperimen avant-garde, yang cocok dengan latar jazz Bruford.

Label catalog : YESS-019
Pita : maxell
Tahun : 1973
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock


Kaset Yess 017 Yes album The Yes Album

 

Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)  dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes sering melakukan rotasi anggota tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Dalam perjalanannya pergantian formasi penting terjadi saat gitaris Peter Banks berganti ke Steve Howe. Kehadiran Howe membawa warna baru dengan teknik gitar yang lebih variatif, mulai dari akustik, elektrik, sampai pengaruh musik klasik dan country. Kehadiran Steve Howe langsung terasa saat YES merilis album The Yes Album pada tahun 1971. The Yes Album merupakan titik balik bagi Yes dan jadi fondasi untuk karya-karya besar Yes berikutnya seperti Fragile (1971) dan Close to the Edge (1972). Di sini mereka mulai benar-benar menemukan identitas progressive mereka.
Pengaruh Steve Howe dalam The Yes Album sangat besar dan menjadi salah satu kunci transformasi Yes dari band rock psikedelik/art rock biasa menjadi raksasa progressive rock sejati. Tanpa Steve Howe, Yes mungkin tidak akan se-evolusioner itu di era 1970-an. The Yes Album menandai awal dari suara “Yes klasik” yang sangat dicirikan oleh, Interplay rumit antara gitar, bass, dan keyboard, Struktur lagu yang panjang dan dinamis, Eksplorasi tekstur dan teknik gitar yang luas.Coba bandingkan album  Time and a Word (1970) dan langsung lanjut ke The Yes Album, perbedaan kualitas dan arah musikalnya sangat terasa, dan sebagian besar karena masuknya Steve Howe.
Simak lagu seperti Yours Is No Disgrace, Starship Trooper, I've Seen All Good People. Akan terasa menampilkan kompleksitas ritme, struktur megah, penuh perubahan tempo dan harmoni rumit, yang jadi ciri khas Yes era 1970 an.
Bagi penikmat musik progressive rock yang punya perpaduan antara teknikalitas tinggi, melodi yang menarik, dan aransemen panjang, The Yes Album wajib didengar. Bahkan bagi pendengar baru pun, album ini relatif lebih mudah diakses dibanding beberapa rilisan prog lainnya.

Label catalog : YESS-017
Pita : maxell
Tahun : 1971
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock




Minggu, 01 Juni 2025

Kaset Yess 018 Yes album Close to the Edge




Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)
 dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes dikenal dengan rotasi anggota yang sangat sering, namun tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Pada awal 1972, Yes sudah mulai dikenal sebagai salah satu band progressive rock terdepan. Album sebelumnya, Fragile (1971), yang memuat hit “Roundabout”, telah membawa mereka ke panggung internasional dan memperkenalkan personel keyboardis virtuoso Rick Wakeman. Yes tengah berada dalam masa paling produktif dan eksperimental. Mereka ingin mendorong batas-batas musik rock lebih jauh lagi, menciptakan sesuatu yang bukan sekadar lagu—melainkan karya musik berskala simfoni. 
Pada tahun 1972 YES merilis album ke 5, Close to the Edge, dirilis pada puncak era progresif awal 70-an. Hanya terdiri dari tiga lagu, album ini adalah puncak dari eksplorasi musik kompleks, simfoni rock, dan spiritualitas eksistensial yang menjadi ciri khas Yes.  Close to the Edg mencerminkan keinginan Yes untuk menciptakan sesuatu yang abadi, bukan sekadar populer. Ia adalah hasil dari lima musisi di puncak kreativitas mereka—berani mengambil risiko, bahkan sampai meretakkan susunan internal band. Jon Anderson, Steve Howe, Chris Squire, Rick Wakeman dan Bill Bruford membuat Close to the Edge bukan hanya sebuah album, ia adalah pengalaman musikal. Yes membawa pendengar ke dimensi spiritual dan sonik yang belum pernah dijelajahi oleh band-band rock sebelumnya. Dengan struktur lagu yang panjang dan kompleks, album ini bukan untuk pendengar kasual, namun sangat memuaskan bagi penikmat musik progresif sejati.
Drummer Bill Bruford meninggalkan band setelah rekaman ini, menjadikannya semacam “perpisahan emas” dari formasi klasik mereka.

Label catalog : YESS-018
Pita : maxell
Tahun : 1972
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock



Sabtu, 31 Mei 2025

Kaset Yess 196 Shankar Family and Friends


 

Salah satu musisi Asia yang mempunyai pengaruh besar di musik barat adalah  Ravi Shankar, seorang musisi dan komposer legendaris asal India yang dikenal luas sebagai maestro sitar dan salah satu tokoh paling berpengaruh dalam memperkenalkan musik klasik India ke dunia Barat. Ravi Shankar adalah tokoh sentral dalam mengenalkan musik klasik India ke dunia internasional, khususnya dunia Barat. Ia mulai tur internasional sejak 1950-an dan menarik perhatian musisi dunia karena keindahan dan kompleksitas musik India. Salah satu kolaborasinya yang paling terkenal adalah dengan anggota The Beatles George Harrison  yang kemudian menjadi muridnya. George mengenalkan Ravi ke kalangan musik pop dan rock, dan menjadikan musik India populer di Barat pada akhir 1960-an.
Pada tahun 1974 George Harison memproduseri suatu project bernama "Shankar Family & Friends", adalah proyek kolaboratif lintas budaya, di mana Ravi Shankar membawa elemen musik klasik India dan menggabungkannya dengan musisi Barat—terutama melalui bantuan sahabat dan muridnya, George Harrison dari The Beatles. Tujuan album ini bukan hanya musikal, tapi juga spiritual dan simbolik: menunjukkan bagaimana musik bisa menjadi jembatan antara budaya Timur dan Barat. Selain George Harison, album ini juga didukung oleh aksofonis jazz asal Amerika Serikat Tom Scott.

Label catalog : YESS-196
Pita : maxell
Tahun : 1974
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
World Music






Kaset Yess 409 Jon Lord album Before I Forget



Saat menikmati Deep Purple, orang tentu akan terkesima dengan sound gitar dan keyboard yang bersahutan antara  gitaris Ritchie Blackmore dengan organ Hammond C3 Jon Lord. Jon Lord mampu menjadikan organ Hammond C3 sebagai elemen utama dalam musik Deep Purple, bukan sekadar pengiring, tapi sebagai instrumen utama, setara dengan gitar., menghasilkan permainan dinamis dan menegangkan di lagu-lagu seperti “Highway Star”, “Lazy”, “Space Truckin’”.
Jon Lord memiliki latar belakang musik klasik, dan ia membawa elemen tersebut ke dalam rock, sesuatu yang inovatif di akhir 1960-an dan awal 1970-an, sesuatu yang sangat jarang pada masanya. Jon Lord memang dikenal sebagai musisi yang sangat berpendidikan secara musikal dan sangat dihormati oleh rekan-rekannya.
Setelah bubarnya Deep Purple tahun 1976, Jon Lord bergabung dengan Whitesnake yang dibentuk oleh David Coverdale selain menggarap project solo album. Salah satu album solonya adalah Before I Forget yang dirilis pada tahun 1982. Album ini mencerminkan kepribadian musik Jon Lord yang luas, yang memadukan musik Rock dengan sentuhan Progressive, jazz dan terutama pengaruh musik klasik.
Before I Forget, menggambarkan niat Lord untuk merekam ide-ide musik yang sudah lama ia simpan, sebelum ia "melupakannya". Didukung oleh  sejumlah kolaborator hebat, seperti Elmer Gantry (vokal), Sam Brown dan Vicki Brown (vokal latar), Simon Phillips (drum), Boz Burrell (bass), Bernie Marsden & Mick Ralphs (gitar), album ini bukan sekadar proyek rock biasa, tapi lebih seperti potret pribadi Jon Lord sebagai komposer sejati. Ia menunjukkan bahwa dirinya bukan hanya keyboardist rock, tapi juga seorang musisi klasik, pencipta melodi, dan pemikir musik yang dalam.

Label catalog : YESS-409
Pita : maxell
Tahun : 1982
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Rock





Jumat, 30 Mei 2025

Kaset YESS 285 Jaco Pastorius The Best Members Of Basses in 1979



Jaco Pastorius adalah seorang bassis jazz legendaris asal Amerika Serikat, yang dikenal luas sebagai pelopor dan inovator dalam permainan bass elektrik. Ia lahir pada 1 Desember 1951 dan meninggal pada 21 September 1987.
Jaco Pastorius sering mMenggunakan bass fretless (tanpa fret), yang menghasilkan suara lembut dan mengalir menjadikan bass sebagai instrumen melodi utama, bukan hanya pengiring ritmis.
Jaco Pastorius bergabung dengan grup Weather Report pada tahun 1976, dan menjadi pusat perhatian dalam album seperti "Heavy Weather" (yang berisi lagu ikonik “Birdland”).
Pada tahun 1979, dibantu nama besar seperti  Hubert Laws, Herbie Hancock, Lenny White,  Wayne Shorter. dia Merilis album solo berjudul "Jaco Pastorius", yang menjadi tonggak sejarah musik jazz fusion.
Label-catalog : YESS-285
Pita : maxell
Tahun : 1979
Buatan : Diamond Records Indonesia
Jazz fusion



Kamis, 29 Mei 2025

kaset Yess 495 The Alan Parsons Project Album Ammonia Avenue



Ammonia Avenue adalah album studio ketujuh dari The Alan Parsons Project, kolaborasi visioner antara Alan Parsons (produser/sound engineer legendaris yang bekerja dengan Pink Floyd, The Beatles) dan Eric Woolfson (komposer dan vokalis). Album ini dirilis di masa transisi musik dari era rock progresif 70-an ke arah synthpop dan adult contemporary 80-an. 
Tema album banyak berfokus pada komunikasi, alienasi, dan ketergantungan manusia terhadap teknologi dan industri. Judulnya sendiri merujuk pada jalan industri di Teesside, Inggris, yang penuh dengan pabrik amonia—simbol dari dunia modern dan impersonal.
Album ini terasa lebih radio friendly, layaknya album band band progressive rock di tahun 80 an yang mabuk digempur new wave.

Label catalog : YESS-495
Pita : maxell
Tahun : 1984
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album



Kaset Yess 374 Kayak album Eyewitness Live



 YESS menurut sebuah tulisan banyak menerima supply Piringan Hitam dari Belanda, sehingga dalam rilisan kasetnya mereka banyak merilis band band dari Belanda, dan salah satunya adalah Kayak, sebuah band Progressive Rock / Symphonic Rock berasal dari daerah Hilversum. Dimotori oleh keyboardis Ton Scherpenzeel, Kayak dikenal di Indonesia lewat lagu "Ruthless Queen" dari album Phantom of the Night (1978).
Pada tahun 1981 kayak merilis album Eyewitness (yang pada rilisan YESS diberi embel embel Recorded Live). Album ini merupakan proyek unik yang menggabungkan konsep rekaman langsung dengan pendekatan studio. Meskipun disebut sebagai album "live", rekaman ini dilakukan di studio Wisseloord, Hilversum, tanpa kehadiran penonton. Untuk menciptakan suasana konser, suara tepuk tangan dan sorakan dari penggemar ditambahkan setelah proses rekaman selesai. 
Eyewitness menjadi penutup fase pertama perjalanan Kayak sebelum mereka vakum selama hampir dua dekade. Setelah perilisan album ini, Kayak bubar dan baru kembali dengan album Close to the Fire pada tahun 2000 .

Label-catalog : YESS-374
pita : maxell
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1981
Progressive rock






Kaset Yess 605 The Alan Parsons Project album Stereotomy



The Alan Parsons Project adalah kelompok musik progresif rock dan pop rock yang dibentuk pada tahun 1975 oleh dua tokoh utama, yaitu Alan Parsons, seorang sound enginer dan produser asal Inggris yang sebelumnya dikenal karena keterlibatannya dalam proyek-proyek besar diantaranya album legendaris "The Dark Side of the Moon" Pink Floyd dan Eric Woolfson seorang penulis lagu, komposer, dan vokalis yang juga memiliki latar belakang dalam dunia manajemen musik. The Alan Parsons Project dikenal dengan gaya musik yang unik, memadukan elemen-elemen rock progresif, musik elektronik, dan orkestrasi megah. Mereka sering mengangkat tema-tema konseptual dalam album-albumnya, seperti psikologi manusia, sains, dan misteri sejarah.

salah satu album mereka adalah Stereotomy yang merupakan  album ke-9 ddan dirilis pada 1985. Album ini menandai pergeseran gaya yang cukup signifikan dibandingkan karya-karya mereka sebelumnya, terutama dalam hal produksi, teknologi, dan pendekatan musikal. Kata “Stereotomy” sendiri berasal dari karya Edgar Allan Poe dan mengacu pada pemotongan benda padat ke bentuk tertentu. Dalam konteks album ini, ia menjadi metafora untuk bagaimana masyarakat dan industri hiburan "membentuk" individu, terutama para selebritas, sesuai ekspektasi publik. Album ini menampilkan sound yang lebih keras, digital, dan modern dibandingkan album-album sebelumnya yang Dipengaruhi oleh perkembangan teknologi saat itu, termasuk penggunaan synthesizer digital dan efek digital. Alan Parsons, yang memang jenius dalam produksi, memberikan album ini kesan futuristik dan dingin namun sangat presisi.

Label-catalog : YESS-605
pita : maxell
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1985
Progressive rock



Selasa, 27 Mei 2025

Kaset Yess 505 Camel album Stationery Traveller


 

Camel adalah salah satu band progressive rock asal Inggris yang muncul pada awal tahun 1970-an dan menjadi bagian dari gelombang awal musik prog bersama dengan band-band seperti Pink Floyd, Yes, dan Genesis. Camek dibentuk oleh Andrew Latimer, Andy Ward (drum), Doug Ferguson (bass), dan Peter Bardens (keyboard). Mereka merilis album debut "Camel" pada tahun 1973), disusul "Mirage" (1974) yang menampilkan lagu-lagu panjang dengan struktur kompleks dan pengaruh jazz.
Camel ini cukup produktif, dan pada tahun 1984 mereka merilis Album ke 10 nya, "Stationary Traveller" . Album ini menandai fase penting dalam perjalanan musik Camel, karena menjadi salah satu karya mereka yang paling atmosferik dan tematik, dengan sentuhan musik elektronik khas era 80-an namun tetap mempertahankan jiwa progresif mereka.
Dengan formasi Andrew Latimer (gitar, vokal, flute, keyboard), Ton Scherpenzeel (dari band Kayak pada keyboard), Paul Burgess (drum, perkusi), "Stationary Traveller" merupakan album konsep yang berfokus pada perpecahan Jerman Timur dan Barat selama era Perang Dingin, dengan Berlin sebagai latar sentral. Album ini menangkap perasaan alienasi, represi, dan harapan, yang sangat terasa dalam suasana musiknya. Album ini menjadi contoh luar biasa bagaimana band progressive rock  bisa beradaptasi dengan zaman (saat digempur new wave di era 80'an) tanpa kehilangan identitas artistik.

Label-catalog : YESS-505
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1984
Progressive rock



Kaset YESS 395 Sky album Sky 4 Forthcoming

 


Sky 4 Forthcoming adalah album studio keempat dari band Sky, yang dikenal dengan pendekatan instrumental rock progresif yang memadukan musik klasik dan rock kontemporer. Uniknya, Sky 4 yang dirilis pada tahun 1982 hanya berisi aransemen instrumental dari komposisi klasik yang sudah ada sebelumnya, bukan karya orisinal seperti album-album mereka sebelumnya (Sky 1–3). 
Album ini lebih terasa seperti ekshibisi kemampuan teknis dan kehalusan aransemen dari anggota SKY, yaitu:
  • John Williams – Gitar klasik
  • Kevin Peek – Gitar elektrik
  • Steve Gray – Keyboard
  • Herbie Flowers – Bass
  • Tristan Fry – Drum, perkusi
Label-catalog : YESS-395
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1982
Progressive Fusion




Senin, 26 Mei 2025

Kaset YESS 532 Andreas Vollenweider album White Winds (Seekers Journey)



Andreas Vollenweider adalah seorang musisi, komposer, dan pemain harpa elektrik asal Swiss. Andreas Vollenweider dikenal sebagai pelopor dalam genre New Age dan world music. Musiknya tanpa batas genre. Dia memadukan elemen dari musik klasik, jazz, ambient, musik Timur, Afrika, dan Latin, menciptakan suara yang unik, menciptakan lanskap suara yang imajinatif, sering kali tanpa menggunakan lirik, sehingga mengajak pendengarnya ke dalam pengalaman yang sangat visual dan emosional.

Salah satu album yang menonjol adalah White Winds (Seeker's Journey) yang menggunakan instrumen utama Harpa elektrik, perkusi, synthesizer. Album keempat dari Andreas Vollenweider ini menjadi penutup dari trilogi naratif musikal yang dimulai dengan Behind the Gardens – Behind the Wall – Under the Tree… (1981), diikuti oleh Caverna Magica (1982). Album ini seperti perjalanan spiritual dan mistis, membawa pendengar ke dunia yang tidak memiliki batas geografis, sebuah ruang antara fantasi dan realitas. Musiknya ringan, namun sarat atmosfer, ideal untuk refleksi, meditasi, atau sekadar mencari pelarian dari hiruk-pikuk kehidupan sehari-hari.

Label-catalog : YESS-532
Pita : maxell
Tahun : 1984
Buatan : Diamond Records Indonesia
New Age



Kaset YESS 598 Jon Anderson album 3 Ships



Jon Anderson adalah seorang musisi, penyanyi, dan penulis lagu asal Inggris yang paling dikenal sebagai vokalis utama dan salah satu pendiri band progresif legendaris Yes.Lahir pada 25 Oktober 1944 dengan nama lengkap John Roy Anderson, dikenal karena suara tenornya yang khas dan tinggi, dengan warna suara yang ethereal, jernih, dan spiritual. Gaya vokalnya sangat berpengaruh dalam membentuk sound Yes, terutama pada era keemasan mereka di tahun 1970-an. Meskipun ia sempat keluar-masuk Yes beberapa kali, tetapi tetap dianggap sebagai jiwa spiritual dan sonik dari Yes.

Dia mempunyai beberapa album solo, serta kolaborasi dengan musisi lain. Salah satu album solo nya adalah Album "3 Ships" yang dirilis pada 1985, ini adalah album solo keempat Anderson, dan menjadi satu-satunya album rohani dalam katalog solonya. "3 Ships" adalah proyek yang sangat khas Jon Anderson—penuh semangat spiritual, melodi indah, dan produksi yang cenderung eksperimental namun tetap ringan dan ramah. 

Label-catalog : YESS-598
Pita : maxell
Tahun : 1985
Buatan : Diamond Records Indonesia
Symphonic Rock



Minggu, 25 Mei 2025

YESS 439 John McLaughlin album Music Spoken Here




John McLaughlin adalah seorang gitaris dan komponis asal Inggris yang dikenal sebagai salah satu pionir utama dalam genre jazz fusion—perpaduan antara jazz, rock, dan musik dunia. McLaughlin pernahn bermain bersama dedengkot fusion Miles Davis dalam proyek-proyek penting seperti In a Silent Way, Bitches Brew, yang sangat berpengaruh dalam perkembangan jazz fusion. McLaughlin juga membentuk Mahavishnu Orchestra, serta Shakti  yang menggabungkan jazz dan musik klasik India bersama musisi India seperti Zakir Hussain (tabla) dan L. Shankar (biola).
Pada tahun 1982, John McLaughlin merilis album Music Spoken Here, sebuah  album jazz fusion yang kaya warna dan penuh rasa, dan  menunjukkan sisi yang lebih melodis dan ringan dari McLaughlin, berbeda dari intensitas spiritual Mahavishnu Orchestra maupun petualangan akustiknya bersama Shakti.
Album ini memadukan unsur jazz fusion, pengaruh musik Latin, dan permainan gitar klasik. Tidak seagresif karya elektriknya di masa lalu, tetapi penuh dengan nuansa ritmis dan kehangatan melodi. Didukung oleh musisi-musisi hebat seperti Katia Labèque (keyboard), Jean-Paul Celea (bass), dan Tommy Campbell (drum). Kolaborasi mereka terdengar solid, dengan permainan yang rapi dan berkesan ringan.
Music Spoken Here bukanlah album paling eksperimental dari John McLaughlin, tetapi salah satu yang paling ramah untuk didengarkan dan penuh keindahan melodis. Album ini merupakan perayaan akan melodi, keterampilan musikal, dan dialog antar budaya. Cocok bagi pendengar yang menyukai jazz fusion dengan sentuhan lembut dan atmosfer dunia.

Label-catalog : YESS-439
Pita : maxell
Tahun : 1983
Buatan : Diamond Records Indonesia
Jazz Fusion



ess 451 marillion album Script For A Jesters Tears



Akhir 70 an band band progressive rock mengalami kelimbungan, saat dunia dilanda punk dan new wave, beberapa band progressive rock merubah arah musik ke yang lebih radio friendly, namun ada beberapa band yang tetap kekeuh mengusung warna progressive rock. Gelombang yang di pelopori oleh IQ, Marillion, Pendragon dan Pallas ini sering disebut neo-progressive rock

Salah satu pembaharu tersebut, Marillion terkenal karena evolusi musikal mereka dan pengaruh besar dalam genre neo-prog. Mereka dibentuk pada akhir 1970-an dan tetap aktif hingga sekarang, dengan basis penggemar yang sangat setia. Nama Marillion diambil dari Silmarillion (karya J.R.R. Tolkien yang di Indonesia terkenal dengan Lord of the Ring), lalu disingkat menjadi Marillion.

Marillion saat itu ibarat sebuah oase yang menyejukkan bagi penggemar musik progressive rock, yang seperti dikhianti oleh Genesis hingga YES yang memilih mengaburkan kadar keprogressive an mereka.Saat Genesis merilis album self tittle yang memunculkan lagu renyah dan YES mengikuti dengan album 90125, Marillion muncul dengan album perdananya Script for a Jester's Tear. Album ini  sering dianggap sebagai fondasi dari gerakan neo-progressive rock di era 1980-an. Album ini memperkenalkan suara khas Marillion: emosional, teatrikal, dan penuh elemen musik progresif klasik ala Genesis, namun dengan nuansa baru yang lebih gelap dan kontemporer. Album yang digawangi Fish – vokal, Steve Rothery – gitar, Mark Kelly – keyboard, Pete Trewavas – bass dan Mick Pointer – drumi secara langsung menunjukkan bahwa Marillion bukan hanya band pengagum Genesis, tetapi juga membawa sesuatu yang baru ke dunia prog rock yang saat itu dianggap sudah "mati". Lirik-lirik puitis dan intens dari Fish dikombinasikan dengan aransemen dramatis menciptakan nuansa melankolis, introspektif, dan teatrikal.
Bagi penggemar Genesis era Gabriel, atau siapapun yang suka musik dengan struktur kompleks dan lirik mendalam, ini adalah album wajib dengar.

Label catalog : YESS-451
Pita : maxell
Tahun : 1983
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album


Kaset YESS 454 Cozy Powell album Octopuss

Cozy Powell adalah seorang drummer legendaris asal Inggris, yang dikenal karena gaya bermainnya yang kuat, energik, dan sangat berpengaruh d...