Tampilkan postingan dengan label Kaset Jazz. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Kaset Jazz. Tampilkan semua postingan

Senin, 09 Juni 2025

Kaset Michael Franks album kompilasi The Very Best of (Aquarius BASF C-90)


 
Michael Franks adalah penyanyi-pencipta lagu asal Amerika Serikat, lahir 18 September 1944 di La Jolla, California .  Michael Franks terinspirasi oleh pendahulu seperti Nat King Cole, Peggy Lee, Stan Getz, João Gilberto, dan tentu saja Antonio Carlos Jobim, merupakan figur unik dalam dunia music, dia bukan penyanyi jazz biasa, melainkan penyair musikal yang memadukan jazz, pop, dan bossa nova dengan lirik penuh imajinasi dan nuansa sastra sesuai latar belakang pendidikan S1 Sastra Inggris di UCLA dan S2 Sastra Komparatif di University of Oregon . . Karyanya selalu lembut, introspektif, dan kaya nuansa, menjadikannya favorit di kalangan pendengar yang menghargai kedalaman lirik dan harmoni halus.
Michael Franks sangat populer di Indonesia, lagu seperti Antonio Songs, Monkey See, Monkey Do, Popsicle Toes, Eggplant, When the Cookie Jar Is Empty, Your Secret's Safe with Me dan banyak lagi, sangat melekat di hati penggemar musik jazz di Indonesia.
Era pkaset ra lisensi, Aquarius merilis album kompilasi dengan durasi 90 menit, berisikan lagu lagu terbaik Michael Franks, kaset ini sangat direkomendasikan baik bagi penggemar Michael Franks, ataupun yang baru ingin mengenalnya.

Label catalog :Aquarius 98052
Pita : BASF
Buatan : Aquarius Indonesia
Format: Cassette, Album
Jazz Bossanova


Kaset Michael Franks album Abandoned Garden



Michael Franks adalah penyanyi-pencipta lagu asal Amerika Serikat, lahir 18 September 1944 di La Jolla, California .  Michael Franks terinspirasi oleh pendahulu seperti Nat King Cole, Peggy Lee, Stan Getz, João Gilberto, dan tentu saja Antonio Carlos Jobim, merupakan figur unik dalam dunia music, dia bukan penyanyi jazz biasa, melainkan penyair musikal yang memadukan jazz, pop, dan bossa nova dengan lirik penuh imajinasi dan nuansa sastra sesuai latar belakang pendidikan S1 Sastra Inggris di UCLA dan S2 Sastra Komparatif di University of Oregon . . Karyanya selalu lembut, introspektif, dan kaya nuansa, menjadikannya favorit di kalangan pendengar yang menghargai kedalaman lirik dan harmoni halus.
Kesukaanya dan kekagumannya kepada sosok Antonio Carlos Jobim dituangkan dalam alnum Abandoned Garden yang merupakan album penghormatan Michael Franks kepada penyanyi jazz ikonik, Antonio Carlos Jobim, yang wafat pada tahun 1994. Franks, yang memang dikenal dengan gaya lembut dan berbalut bossa nova, menjadikan album ini semacam surat cinta musikal terhadap pengaruh besar Jobim dalam kariernya.  Sebelumnya kekaguman Michael Franks telah dituangkan dalam lagu "Antonio's Song (The Rainbow)" pada  album Sleeping Gypsy (1977). Itu adalah penghormatan awal Michael Franks untuk Jobim, yang saat itu masih hidup, dan menjadi salah satu lagu ikonik Franks. 
Dalam album Abandoned Garden (1995), dedikasinya kepada Jobim bersifat keseluruhan dan tertulis dalam liner notes) dan menjadi semacam "konsep tersembunyi". lirik lagu "Abandoned Garden") sebagai tribut untuk Antonio Carlos Jobim, dari sisi makna, suasana, dan gaya penulisan khas Michael Franks. Lagu ini adalah elegi, semacam surat duka yang tidak terlalu eksplisit menyebut nama, tapi sarat makna kehilangan, nostalgia, dan penghormatan. Kata "garden" (kebun) menjadi metafora sentral untuk warisan musikal Jobim, khususnya bossa nova, yang ia tanam dan rawat sepanjang hidupnya. Ini menunjukkan bahwa Franks melihat Jobim bukan hanya sebagai musisi, tapi penjaga sebuah "taman budaya". Dan lewat lagu itu, Franks seolah berkata: "Semua suara alam yang dulu kamu hidupkan kini diam."
Penggarapan music album ini didukung nama besar "all‑star" lineup jazz dan smooth-jazz, menampilkan musisi kenamaan seperti Joe Sample,Michael Brecker, David Sanborn, Joshua Redman, Randy Brecker, Carla Bley, Bob James, Eliane Elias, Chuck Loeb, Christian McBride, Peter Erskine, dan banyak lainnya Kehadiran mereka memperkaya nuansa album, meskipun fokus utama tetap pada perasaan penghormatan terhadap Jobim.

Label-catalog : Warner Bros. Records – 9362-45998-4
Buatan : Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1995
Jazz Bossanova


Minggu, 08 Juni 2025

Kaset Elshinta Non Stop Musical Revue Live




 Perkembangan jazz Indonesia era 1970-an dan 1980-an adalah kisah menarik tentang adaptasi, eksperimen, dan pencarian identitas musik lokal dalam lanskap global.  1970-an merupakan Fase Eksperimen & Adaptasi Awal, dimana era ini ditandai dengan terbukanya pengaruh musik Barat di Indonesia pasca Orde Lama, lewat radio (khususnya Elshinta & RRI) dan kaset impor. Saat itu banyak musisi pop dan rock mulai “mengintip” jazz sebagai bentuk ekspresi musikal yang lebih kompleks dan berkelas. Dipelopori Jack Lesmana, Ireng Maulana, Bubi Chen dan lain lain era 70 an Fusion & Jazz Rock yang Menggabungkan jazz dengan rock, funk, dan soul, Big Band & Swing Revival mulai muncul dalam skena jazz di Indonesia, meskipun improvisasi Masih Terbatas dan Struktur lagu pop masih mendominasi; jazz lebih sebagai bumbu daripada inti.
Pada era 1980-an Indonesia memasuki era Pop-Jazz, dimana Jazz mulai diterima lebih luas, terutama di kalangan menengah perkotaan. Munculnya festival jazz dan klub jazz (seperti di Taman Ismail Marzuki dan Ancol) memperluas ruang gerak musisi jazz. Muncul nama nama Chris Kayhatu, Utha Likumahuwa, Jackie, Harvey Malaiholo, Jopie Latul, Elfa’s Singers dan lain lain disusul kelompok band jazz seperti Karimata, Krakatau, Bhaskara, Emerald, Spirit dan lain lain. Pengaruh Elektronik: Keyboard, synth, dan drum machine mulai masuk dalam produksi jazz, hal ini dipicu adanya festival semacam Yamaha Light Music Contest 
Radio radio seperti ElShinta Jakarta, KLCBS Bandung bersama records label seperti Hidayat, Granada, yang banyak merekam artist Indonesia juga mempunyai andil besar berkembangnya jazz di Indonesia. Saat itu musisi Jazz Indonesia bisa merekam album, dan kaset nya berjejer dengan kaset kaset pra lisensi yang merekam musisi manca negara seperti Weather Report, Chick Corea, Lee Ritenour, Dave Grusin, Bob James, Casiopea, hingga kaset jazz klasik dari Duke Ellington, Louis Armstrong, Ella Fitzgerald, Benny Goodman.
Pagi ini menikmati salah satu kaset legendaris Jazz Indonesia berjudul Elshinta Non Stop Musical Revue”—rekaman live amal tahun 1982 yang diproduseri Baden Powell Entertainment & Atlantic Records. Kaset ini direkam dari pergelaran amal di Grand Ballroom Hotel Mandarin, Jakarta, untuk korban bencana letusan Gunung Galunggung (1982). Hasil penjualannya disumbangkan sepenuhnya—menunjukkan semangat solidaritas komunitas musik kala itu. Total ada 12 lagu, dibawakan oleh berbagai penyanyi ternama—Jopie Latul, Utha Likumahuwa, Jackie, Annie Rae, Elfa’s Singers, Christ Kayhatu, Embong Raharjo, Erwin Gutawa, dan lainnya.
Kaset Jazz live lokal saat itu sangatlah jarang, Walau kasetnya tidak sepenuhnya terdengar ambient crowd, atmosfer live terasa dari semangat panggung yang kental. Kualitas rekaman analog terdapat noise khas kaset analog dan sedikit kekurangan resolusi detail yang asngat wajar untuk era ’82.
Bagi penggemar kaset lawas, penggemar jazz-pop vintage Indonesia, atau kolektor materi kaset ini adalah  semacampermata yang wajib dicari. Kaset ini menunjukkan kualitas musik dan kolaborasi profesional jaman itu.

Label-catalog : AR-ARI dept 026
Buatan : Baden Powell & AR
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1982
Jazz



Selasa, 03 Juni 2025

Al Jarreau album Heaven and Earth

 



Al Jarreau adalah seorang penyanyi jazz, R&B, dan soul asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya vokalnya yang sangat unik dan fleksibel, serta kemampuannya memadukan berbagai genre musik. Ia adalah salah satu dari sedikit penyanyi yang pernah memenangkan Grammy Awards di tiga kategori berbeda: jazz, pop, dan R&B.
album Heaven and Earth dari Al Jarreau, dirilis pada tahun 1992, mengusung warna Jazz, R&B, Soul, Pop dan diproduseri oleh George Duke. Heaven and Earth adalah salah satu rilisan penting dalam karier Al Jarreau. Album ini muncul saat musik R&B dan jazz kontemporer mulai banyak dipengaruhi oleh pendekatan produksi digital dan elektronik awal 90-an. Album ini juga membawa Jarreau memenangkan Grammy Award untuk Best R&B Vocal Performance, Male, menandai betapa kuatnya daya tarik vokalnya dalam lanskap musik yang terus berubah.
Al Jarreau tetap menjadi pusat perhatian utama, kemampuannya untuk scat, melodi vokal yang ekspresif, serta interpretasi lirik yang emosional tetap menjadi kekuatan. Produksi oleh George Duke membuat album ini kaya akan lapisan suara, dengan sentuhan synthesizer dan drum machine yang tidak menghilangkan nuansa jazzy khas Jarreau.
Album ini mengusung spiritualitas, cinta, dan refleksi diri—dalam nuansa yang lebih kontemporer dari karya-karya Jarreau sebelumnya di tahun 70-an dan 80-an. Bagi sebagian pendengar lama, mungkin terasa agak terlalu halus atau elektronik dibanding era Breakin' Away (1981), tapi tetap menyajikan kualitas artistik yang tinggi.
Heaven and Earth adalah bukti bahwa Al Jarreau tetap relevan di awal 90-an tanpa kehilangan jati diri artistiknya. Album ini cocok bagi pendengar yang menyukai perpaduan jazz ringan, R&B, dan pop kontemporer dengan pesan yang uplifting.







Jumat, 30 Mei 2025

Kaset YESS 285 Jaco Pastorius The Best Members Of Basses in 1979



Jaco Pastorius adalah seorang bassis jazz legendaris asal Amerika Serikat, yang dikenal luas sebagai pelopor dan inovator dalam permainan bass elektrik. Ia lahir pada 1 Desember 1951 dan meninggal pada 21 September 1987.
Jaco Pastorius sering mMenggunakan bass fretless (tanpa fret), yang menghasilkan suara lembut dan mengalir menjadikan bass sebagai instrumen melodi utama, bukan hanya pengiring ritmis.
Jaco Pastorius bergabung dengan grup Weather Report pada tahun 1976, dan menjadi pusat perhatian dalam album seperti "Heavy Weather" (yang berisi lagu ikonik “Birdland”).
Pada tahun 1979, dibantu nama besar seperti  Hubert Laws, Herbie Hancock, Lenny White,  Wayne Shorter. dia Merilis album solo berjudul "Jaco Pastorius", yang menjadi tonggak sejarah musik jazz fusion.
Label-catalog : YESS-285
Pita : maxell
Tahun : 1979
Buatan : Diamond Records Indonesia
Jazz fusion



Jumat, 16 Mei 2025

Kaset YESS 458 John McLaughlin Al Di Meola Paco De Lucia album Passion, Grace & Fire


 
John McLaughlin, Al Di Meola, dan Paco de Lucía adalah tiga gitaris legendaris dari aliran berbeda, namun mereka pernah bersatu dalam proyek kolaboratif luar biasa yang memadukan jazz dan flamenco. Kolaborasi mereka sangat terkenal karena virtuositas teknik dan harmoni budaya yang luar biasa.

Semua track album ini dimainkan dengan gitar akustik (tanpa vokal atau instrumen lain.
Makna Judul album ini: Passion mewakili intensitas emosional, sering dikaitkan dengan gaya flamenco Paco de Lucía. Grace menyiratkan keanggunan dan kehalusan, yang sering terdengar dalam permainan Di Meola. Dan Fire mengacu pada energi dan eksplosivitas, sangat cocok dengan gaya McLaughlin.

Fakta Menarik dari pembuatan album ini adalah Ketiganya merekam part mereka secara terpisah di tiga lokasi berbeda: McLaughlin di London, Di Meola di New Jersey, dan de Lucía di Madrid, dan kemudian disatukan dalam proses produksi.

Label-catalog : YESS-450 
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1983
Progressive Jazz

beli kaset ohn McLaughlin Al Di Meola Paco De Lucia album Passion, Grace & Fire  disini



Jumat, 09 Mei 2025

Kaset Lee Ritenour Collection

 

Collection adalah album kompilasi karya gitaris jazz Amerika, Lee Ritenour, yang dirilis pada tahun 1991 oleh label GRP Records. Album ini mencakup rekaman dari periode 1979 hingga 1991, menampilkan berbagai gaya musik seperti jazz fusion, smooth jazz, dan pop instrumental.

Album ini menyajikan 13 lagu yang merefleksikan perjalanan musikal Ritenour selama lebih dari satu dekade, yang menampilkan kolaborasi dengan musisi ternama seperti Dave Grusin, David Foster, Marcus Miller, dan Harvey Mason, memperkaya aransemen dengan berbagai nuansa dan tekstur musikal.

Label catalog : GRP – GRP 96454, GRP – GRC-9645, GRP – DGM 1227
Tahun rilis: 1991
Format: Cassette, Compilation
Buatan : Indonesia
Jazz Fusion

Kaset Al Jarreau albumTenderness

 

Al Jarreau adalah seorang penyanyi jazz, soul, dan R&B asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya vokalnya yang unik, fleksibel, dan penuh improvisasi. Pernah memenangkan Grammy Awards di tiga kategori berbeda: jazz, pop, dan R&B. Gaya vokalnya mencakup scat singing, penggunaan vokal perkusif, dan kontrol nada yang sangat canggih. Ia kerap dibandingkan dengan Ella Fitzgerald atau Bobby McFerrin karena kemampuan improvisasinya.
Tenderness adalah album live Al Jarreau yang dirilis pada tahun 1994 oleh Reprise Records. Meskipun dikategorikan sebagai album live, rekaman ini dilakukan di studio dengan kehadiran penonton undangan, menciptakan suasana intim yang memadukan kualitas rekaman studio dengan energi pertunjukan langsung. 
Album ini menampilkan perpaduan antara jazz, R&B, dan pop, dengan aransemen yang kaya dan interpretasi vokal khas Jarreau. Album ini juga menampilkan musisi ternama seperti Marcus Miller (bass), Steve Gadd (drum), Joe Sample (piano), dan David Sanborn (saxophone), yang semuanya memberikan kontribusi signifikan terhadap kualitas musikalitas album ini. 

Label-catalog : WEA – 4509 93778-4
Format: Cassette, Album
Buatan: Indonesia
Tahun rilis: 1994

Kaset Al Jarreau album Heaven And Earth

 



Al Jarreau adalah seorang penyanyi jazz, soul, dan R&B asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya vokalnya yang unik, fleksibel, dan penuh improvisasi. Pernah memenangkan Grammy Awards di tiga kategori berbeda: jazz, pop, dan R&B. Gaya vokalnya mencakup scat singing, penggunaan vokal perkusif, dan kontrol nada yang sangat canggih. Ia kerap dibandingkan dengan Ella Fitzgerald atau Bobby McFerrin karena kemampuan improvisasinya.

Pada tahun 1992, Al Jarreau merilis alnum Heaven and Earth melalui label Reprise Records. Album ini diproduksi oleh Narada Michael Walden dan Louis Biancaniello, serta menampilkan perpaduan antara jazz vokal dan R&B. Dengan durasi total 46:59 menit, album ini terdiri dari sepuluh lagu, termasuk dua bagian dari interpretasi lagu Miles Davis, "Blue in Green". 

Heaven and Earth menampilkan perpaduan antara jazz vokal dan R&B, dengan aransemen yang kaya dan produksi yang halus. Salah satu sorotan utama album ini adalah interpretasi dua bagian dari lagu Miles Davis, "Blue in Green", yang menunjukkan kemampuan Jarreau dalam mengolah komposisi klasik dengan gaya khasnyai. 

Label: WEA – 9031 77466-4, PT. Aquarius Musikindo – W5148
Format: Cassette, Album
Buatan: Indonesia
Tahun rilis: 1992

Rabu, 07 Mei 2025

Kaset Yess 671 Jeff Berlin album Pump It!

 


Jeff Berlin adalah seorang bassist jazz fusion asal Amerika Serikat yang dikenal luas sebagai salah satu pemain bass elektrik paling inovatif dan berpengaruh dalam sejarah musik modern. Lahir pada 17 Januari 1953 di Queens, New York, Berlin awalnya belajar bermain biola sejak usia lima tahun sebelum beralih ke bass elektrik pada usia 14 tahun, terinspirasi oleh Jack Bruce dari band Cream. 

Jeff Berlin mulai dikenal pada pertengahan 1970-an sebagai anggota band Bruford yang dipimpin oleh drummer Bill Bruford (Yes, King Crimson). Ia berkontribusi dalam album-album seperti Feels Good to Me (1977) dan One of a Kind (1979), yang menjadi tonggak penting dalam genre jazz fusion. 

Pada tahun 1986, Jeff Berlin merilis album ke 2 nya, Pump It!. Album ini memperkuat reputasi Berlin sebagai salah satu bassist jazz fusion terkemuka, menampilkan permainan bass yang kompleks dan ekspresif, serta kolaborasi dengan musisi-musisi berbakat.
Pump It! merupakan album yang menampilkan keahlian Jeff Berlin dalam dunia jazz fusion, dengan komposisi yang beragam dan kolaborasi yang solid. Bagi penggemar jazz fusion dan musik progresif, album ini adalah tambahan yang berharga untuk koleksi mereka.

Label catalog : YESS-671
Pita : maxell
Tahun : 1986
Buatan : PT Diamond Records Indonesia

Kaset Yess 330 Gary Boyle album The Dancer

 

Gary Boyle adalah seorang gitaris jazz fusion asal Inggris yang dikenal karena kontribusinya dalam perkembangan musik jazz-rock di Inggris pada era 1970-an, dan merupakan motor dari group Jazz Rock Isotope.

Setelah bubarnya band Isotope, Gary Boyle pada tahun 1977 merilis album solo debu berjudul The Dancer. Album ini menampilkan perpaduan antara jazz fusion, funk, dan elemen rock progresif, dengan kolaborasi musisi ternama seperti Rod Argent, Simon Phillips, Robin Lumley, Dave MacRae, dan Morris Pert.

Album ini sangat layak dimiliki oleh penggemar musik progressive dan jazz. Salah satu ulasan menyebutkan bahwa album ini memiliki "produksi yang jernih, mengingatkan pada Return To Forever," dan cocok bagi mereka yang menyukai musik fusion yang mudah diakses. 

Label catalog : YESS-330
Pita : maxell
Tahun : 1977
Buatan : PT Diamond Records Indonesia

Minggu, 04 Mei 2025

Kaset YESS 581 Allan Holdsworth album Metal Fatigue

 


Metal Fatigue adalah album studio ketiga dari gitaris jazz fusion legendaris Allan Holdsworth, dirilis pada tahun 1984 melalui Enigma Records. Album ini sering dianggap sebagai karya puncak Holdsworth, menampilkan perpaduan antara teknik gitar yang inovatif dan komposisi yang kompleks namun tetap menggugah.

Album ini menampilkan enam lagu dengan durasi total sekitar 38 menit, sebagian besar bersifat instrumental. Holdsworth mengeksplorasi teknik legato yang khas, penggunaan tremolo bar yang ekspresif, dan harmoni yang tidak konvensional. Beberapa lagu menampilkan vokal, memberikan variasi dalam pengalaman mendengarkan. 
Pengaruh Holdsworth terasa dalam permainan gitaris seperti Eddie Van Halen dan Alex Lifeson, yang mengadopsi beberapa tekniknya dalam karya mereka sendiri. 

Bagi penggemar jazz fusion dan gitaris yang mencari inspirasi, album ini merupakan referensi wajib.
Di era pra lisensi YESS, sebuah records label yang selektif juga merilisnya dalam format kaset.
Label catalog : YESS-581
Pita : maxell
Tahun : 1984
Buatan : PT Diamond Records Indonesia


Beli kaset Allan Holdsworth Metal Fatigue disini

Kaset YESS 454 Cozy Powell album Octopuss

Cozy Powell adalah seorang drummer legendaris asal Inggris, yang dikenal karena gaya bermainnya yang kuat, energik, dan sangat berpengaruh d...