Tampilkan postingan dengan label Steve Howe. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Steve Howe. Tampilkan semua postingan

Senin, 02 Juni 2025

Kaset Yess 019 Yes album Tales From Topographic Oceans

 


Masuknya Steve Howe di album Close to the Edge (1972), memang membuat YESS menanjak tajam dari sisi kreativitas dan popularitas, dan menuntut mereka berkarya lebih dari sebelumnya, dan mereka menggarap album Tales from Topographic Oceans.  Tales from Topographic Oceans adalah salah satu album Yes paling ambisius, sekaligus paling kontroversial. Album ini keluar saat Yes berada di puncak kreativitas dan popularitas. Setelah sukses besar dengan Close to the Edge (1972), mereka mencoba mendorong batas prog rock sejauh mungkin. Rilisan aslinya dalam format PH merupakan double album dengan hanya berisikan 4 lagu, masing-masing mengisi satu sisi LP. Tales From Topographic Oceans terinspirasi oleh teks mistik Hindu dari kitab Autobiography of a Yogi dan dari sisi musikalitas mempunyai struktur lagu simfonik dan konseptual, penuh transisi, tema berulang, dan bagian-bagian ambient. Yang jelas untuk menikmati album ini tidak bisa didengar sambil lalu, butuh waktu dan kesabaran.
Pada album ini juga terdapat pergantian drummer dari Bill Bruford ke Alan White. Bruford mengundurkan diri dari YES karenad merasa sudah mencapai puncak ekspresinya di Close to the Edge dan dia mengaku bosan dengan proses rekaman Yes yang sangat bertele-tele dan perfeksionis ekstrem, terutama oleh Jon Anderson dan Chris Squire. 
Tak lama setelah keluar dari Yes, Bruford langsung bergabung dengan King Crimson, band yang lebih eksperimental dan improvisasional di bawah Robert Fripp. King Crimson memberi lebih banyak ruang untuk spontanitas dan eksperimen avant-garde, yang cocok dengan latar jazz Bruford.

Label catalog : YESS-019
Pita : maxell
Tahun : 1973
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock


Kaset Yess 017 Yes album The Yes Album

 

Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)  dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes sering melakukan rotasi anggota tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Dalam perjalanannya pergantian formasi penting terjadi saat gitaris Peter Banks berganti ke Steve Howe. Kehadiran Howe membawa warna baru dengan teknik gitar yang lebih variatif, mulai dari akustik, elektrik, sampai pengaruh musik klasik dan country. Kehadiran Steve Howe langsung terasa saat YES merilis album The Yes Album pada tahun 1971. The Yes Album merupakan titik balik bagi Yes dan jadi fondasi untuk karya-karya besar Yes berikutnya seperti Fragile (1971) dan Close to the Edge (1972). Di sini mereka mulai benar-benar menemukan identitas progressive mereka.
Pengaruh Steve Howe dalam The Yes Album sangat besar dan menjadi salah satu kunci transformasi Yes dari band rock psikedelik/art rock biasa menjadi raksasa progressive rock sejati. Tanpa Steve Howe, Yes mungkin tidak akan se-evolusioner itu di era 1970-an. The Yes Album menandai awal dari suara “Yes klasik” yang sangat dicirikan oleh, Interplay rumit antara gitar, bass, dan keyboard, Struktur lagu yang panjang dan dinamis, Eksplorasi tekstur dan teknik gitar yang luas.Coba bandingkan album  Time and a Word (1970) dan langsung lanjut ke The Yes Album, perbedaan kualitas dan arah musikalnya sangat terasa, dan sebagian besar karena masuknya Steve Howe.
Simak lagu seperti Yours Is No Disgrace, Starship Trooper, I've Seen All Good People. Akan terasa menampilkan kompleksitas ritme, struktur megah, penuh perubahan tempo dan harmoni rumit, yang jadi ciri khas Yes era 1970 an.
Bagi penikmat musik progressive rock yang punya perpaduan antara teknikalitas tinggi, melodi yang menarik, dan aransemen panjang, The Yes Album wajib didengar. Bahkan bagi pendengar baru pun, album ini relatif lebih mudah diakses dibanding beberapa rilisan prog lainnya.

Label catalog : YESS-017
Pita : maxell
Tahun : 1971
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock




Minggu, 01 Juni 2025

Kaset Yess 018 Yes album Close to the Edge




Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)
 dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes dikenal dengan rotasi anggota yang sangat sering, namun tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Pada awal 1972, Yes sudah mulai dikenal sebagai salah satu band progressive rock terdepan. Album sebelumnya, Fragile (1971), yang memuat hit “Roundabout”, telah membawa mereka ke panggung internasional dan memperkenalkan personel keyboardis virtuoso Rick Wakeman. Yes tengah berada dalam masa paling produktif dan eksperimental. Mereka ingin mendorong batas-batas musik rock lebih jauh lagi, menciptakan sesuatu yang bukan sekadar lagu—melainkan karya musik berskala simfoni. 
Pada tahun 1972 YES merilis album ke 5, Close to the Edge, dirilis pada puncak era progresif awal 70-an. Hanya terdiri dari tiga lagu, album ini adalah puncak dari eksplorasi musik kompleks, simfoni rock, dan spiritualitas eksistensial yang menjadi ciri khas Yes.  Close to the Edg mencerminkan keinginan Yes untuk menciptakan sesuatu yang abadi, bukan sekadar populer. Ia adalah hasil dari lima musisi di puncak kreativitas mereka—berani mengambil risiko, bahkan sampai meretakkan susunan internal band. Jon Anderson, Steve Howe, Chris Squire, Rick Wakeman dan Bill Bruford membuat Close to the Edge bukan hanya sebuah album, ia adalah pengalaman musikal. Yes membawa pendengar ke dimensi spiritual dan sonik yang belum pernah dijelajahi oleh band-band rock sebelumnya. Dengan struktur lagu yang panjang dan kompleks, album ini bukan untuk pendengar kasual, namun sangat memuaskan bagi penikmat musik progresif sejati.
Drummer Bill Bruford meninggalkan band setelah rekaman ini, menjadikannya semacam “perpisahan emas” dari formasi klasik mereka.

Label catalog : YESS-018
Pita : maxell
Tahun : 1972
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock



Sabtu, 17 Mei 2025

Kaset YESS 240 YES album Tormato



Di akhir 1970-an, musik progressive rock mulai kehilangan popularitas. Gelombang punk dan new wave sedang naik daun. di internal YES terdapat ketegang yang disebabkan ego serta perbedaan visi artistik masing masing anggotanya. Akibatnya, saat memproduksi Tormato, masing-masing anggota membawa ide yang berbeda tentang arah musik band, apakah tetap kompleks dan progresif, atau lebih pendek dan pop. Ini menimbulkan perdebatan dalam proses kreatif, dan Yes mencoba menyesuaikan diri dengan zaman tanpa kehilangan jati diri mereka. 
Album Tormato adalah album studio YES yang kesembilan yang dirilis pada tahun 1978. Album Tormato adalah bukti eksperimen itu, mencoba membuat lagu-lagu yang lebih pendek dan radio-friendly, namun tetap mempertahankan unsur teknis prog. Tormato sering dianggap sebagai karya yang kontroversial dalam diskografi mereka, sebuah titik peralihan antara kejayaan prog klasik mereka dan arah baru yang lebih pop dan eksperimental di era 1980-an. Secara musikal, Tormato yang mencoba memadukan kompleksitas progresif khas Yes dengan lagu-lagu yang lebih pendek dan mudah diakses. Ini merupakan langkah berbeda dari karya-karya sebelumnya yang sarat dengan lagu-lagu panjang dan epik seperti Close to the Edge atau Tales from Topographic Oceans. Hasilnya, album Tormato terasa setengah hati, dan ini membuat frustrasi sebagian anggota. 
Setelah Tormato rilis, ketegangan internal YES mencapai puncaknya, sehingga Jon Anderson dan Rick Wakeman akhirnya keluar dari band pada tahun 1980.

Label-catalog : YESS-240
Buatan : PT Diamond Records Indonesia 
Format: Cassette, Album 
Tahun rilis 1983

Kaset Yess 462 Asia album Alpha

 


Asia adalah sebuah supergrup rock progresif yang dibentuk pada tahun 1981, terdiri dari musisi-musisi yang sudah terkenal dari band-band besar lainnya. Formasi awal (line-up klasik) mereka adalah: John Wetton (bass dan vokal utama, eks-King Crimson dan UK), Steve Howe (gitaris, dari Yes), Geoff Downes (keyboardis, dari The Buggles dan Yes), dan Carl Palmer (drummer, dari Emerson, Lake & Palmer).  Asia memainkan musik rock progresif yang lebih radio-friendly, dengan elemen pop dan arena rock yang kuat. Mereka menyederhanakan struktur musik kompleks khas prog menjadi lagu-lagu dengan chorus yang catchy dan produksi yang rapi. Album debut mereka Asia (1982) mencapai sukses.

Pada tahun 1983 Asia merilis album Alpha, yang merupakan album studio kedua mereka, masih dengan formasi awal mereka. Alpha tetap mempertahankan fondasi rock progresif ringan dan arena rock, tetapi lebih condong ke arah pop rock. Produksi terdengar lebih halus dan "polished", dengan fokus kuat pada melodi, synthesizer, dan struktur lagu yang sederhana. Ini membuatnya lebih mudah diakses, namun bagi penggemar prog sejati, terasa kurang tantangan musikal dibanding debut mereka.

Label catalog : YESS-462
Pita : maxell
Tahun : 1983
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album

Kaset YESS 454 Cozy Powell album Octopuss

Cozy Powell adalah seorang drummer legendaris asal Inggris, yang dikenal karena gaya bermainnya yang kuat, energik, dan sangat berpengaruh d...