Sabtu, 07 Juni 2025

Spyro Gyra album 20/20


 
Spyro Gyra merupakan salah satu pelopor jazz fusion kontemporer yang paling sukses secara komersial dan musikal. Berasal JaBuffalo, New York, Amerika Serikat ini terbentuk pada tahun 1974 oleh Jay Beckenstein (saxophonist). Nama "Spyro Gyra": Berasal dari ejaan keliru nama organisme laut "spirogyra" yang tertulis di papan tulis — digunakan sebagai nama panggung band secara spontan, lalu melekat.
Spyro Gyra yang mengalami banyak pergantian personel, dengan Jay Beckenstein adalah sosok yang selalu konsiste, memadukan berbagai unsur, seperti Melodi kuat yang mudah dikenali, Groove funk dan Latin yang menonjol, Improvisasi jazz yang tetap ringan, Sound yang bersih, halus, dan sering digunakan dalam radio smooth jazz, Mereka tidak terlalu "bebas" seperti jazz murni, namun lebih rumit dan berwarna daripada pop instrumental biasa — inilah daya tarik unik mereka.
Spyro Gyra yang menampilkan jazz fusion dengan pendekatan lebih energik dan pop-friendly,  di Indonesia, tahun 80 an terkenal dengan album Morning Dance dan Catching the Sun. Mereka adalah band yang sangat produktif. Pada tahun 1997 mereka merilis album studio ke 20 yang berjudul 20/20 dibawah label GRP Records dengan formasi Jay Beckenstein (saxophones, produser), Tom Schuman (keyboards), Julio Fernandez (gitar), Scott Ambush (bass) dan Joel Rosenblatt (drums). Mereka juga didukung oleh musisi tamu Chris Botti (trumpet di “The Deep End” & “Rockaway to Sunset”), Manolo Badrena, Bobby Allende (percussion/congas), Dave Samuels (vibraphone & marimba), No Sweat Horns (Scott Kreitzer, Randy Andos, Barry Danielian) Backing vocals di lagu tertentu 
Merayakan 20 tahun & 20 album dalam 20/20, namun tanpa gimmick—album tetap konsisten dengan karakter “Latin-tinted modern jazz” yang menjadi ciri band. Mereka menjaga keseimbangan antara melodi halus dan groove—menggabungkan jazz fusion, funk, pop, dan Latin. 20/20 adalah album yang merefleksikan kematangan, kesatuan, dan evolusi halus dalam perjalanan 20 tahun Spyro Gyra. Cocok bagi pendengar smooth/jazz fusion yang mencari melodi yang berwarna, groove berenergi, tanpa kehilangan kehalusan musik jazz.

Label-catalog : GRP – GRP-9867
Buatan : USA
Format: CD, Album, Jewelcase
Tahun Rilis : 1997
Jazz


Randy Crawford & Joe Sample With Steve Gadd & Nicklas Sample – Live.

 



Pada tahun 2008, Randy Crawford (penyanyi yang memiliki suara mezzo-soprano-nya yang lembut, hangat, dan penuh perasaa) bersama  Joe Sample (pianis, keyboardist, komposer, dan produser asal Amerika Serikat yang sangat berpengaruh dalam dunia jazz) dibantu  Steve Gadd (seorang drummer jazz yang musisi lain akan berkata When Gadd plays, the music breathes) serta pemain bass yang juga putra Joe Sample,  Nicklas Sample melakukan tour ke Eropa, dan bermain di berbagai gedung pertunjukan disana. Konser itu akhirnya dirilis pada 31 Juli 2012 oleh PRA Records (dilanjutkan oleh Sony/Dreyfus) dengan judul Randy Crawford & Joe Sample With Steve Gadd & Nicklas Sample – Live.
Album/live ini merupakan suguhan musik yang sangat halus, matang, dan emosional. Ini bukan pertunjukan penuh gemerlap dan aransemen kompleks, melainkan lebih seperti malam penuh kehangatan bersama empat musisi yang saling memahami dan mengisi ruang satu sama lain. Randy Crawford, dengan suara khasnya yang lembut tapi penuh daya  menyanyikan lagu-lagu penuh nuansa soul dan jazz dengan interpretasi mendalam. Joe Sample, legenda dari The Crusaders, bermain piano dengan sentuhan klasik dan bluesy yang elegan. Steve Gadd, salah satu drummer paling dihormati di dunia, tampil sangat suportif dan tidak pernah mencuri perhatian secara berlebihan. Nicklas Sample, meskipun lebih muda, bermain bass dengan kepekaan luar biasa, melengkapi ayahnya dan Randy dengan baik.
Rekaman live ini sangat bersih dan jernih, kita bisa mendengar setiap nuansa permainan piano Joe, setiap bisikan dari snare drum Gadd, dan napas lembut dari Randy. Konser ini cocok bagi pendengar jazz dan soul yang menghargai keindahan dalam kesederhanaan. Tidak ada upaya untuk memamerkan teknik, melainkan sebuah perayaan rasa, ruang, dan harmoni. Jika kamu menyukai album live seperti "Unplugged" atau konser-konser kecil di studio jazz,  ini akan sangat memuaskan.

Label-catalog : P.R.A. Records – FDM 46050 36981 2
Buatan : France
Format: CD, Album, Jewelcase
Tahun Rilis : 2012
Jazz





Selasa, 03 Juni 2025

Al Jarreau album Heaven and Earth

 



Al Jarreau adalah seorang penyanyi jazz, R&B, dan soul asal Amerika Serikat yang dikenal karena gaya vokalnya yang sangat unik dan fleksibel, serta kemampuannya memadukan berbagai genre musik. Ia adalah salah satu dari sedikit penyanyi yang pernah memenangkan Grammy Awards di tiga kategori berbeda: jazz, pop, dan R&B.
album Heaven and Earth dari Al Jarreau, dirilis pada tahun 1992, mengusung warna Jazz, R&B, Soul, Pop dan diproduseri oleh George Duke. Heaven and Earth adalah salah satu rilisan penting dalam karier Al Jarreau. Album ini muncul saat musik R&B dan jazz kontemporer mulai banyak dipengaruhi oleh pendekatan produksi digital dan elektronik awal 90-an. Album ini juga membawa Jarreau memenangkan Grammy Award untuk Best R&B Vocal Performance, Male, menandai betapa kuatnya daya tarik vokalnya dalam lanskap musik yang terus berubah.
Al Jarreau tetap menjadi pusat perhatian utama, kemampuannya untuk scat, melodi vokal yang ekspresif, serta interpretasi lirik yang emosional tetap menjadi kekuatan. Produksi oleh George Duke membuat album ini kaya akan lapisan suara, dengan sentuhan synthesizer dan drum machine yang tidak menghilangkan nuansa jazzy khas Jarreau.
Album ini mengusung spiritualitas, cinta, dan refleksi diri—dalam nuansa yang lebih kontemporer dari karya-karya Jarreau sebelumnya di tahun 70-an dan 80-an. Bagi sebagian pendengar lama, mungkin terasa agak terlalu halus atau elektronik dibanding era Breakin' Away (1981), tapi tetap menyajikan kualitas artistik yang tinggi.
Heaven and Earth adalah bukti bahwa Al Jarreau tetap relevan di awal 90-an tanpa kehilangan jati diri artistiknya. Album ini cocok bagi pendengar yang menyukai perpaduan jazz ringan, R&B, dan pop kontemporer dengan pesan yang uplifting.







Senin, 02 Juni 2025

Kaset YESS 298 Genesis album Duke



Peter Gabriel keluar dari Genesis pada tahun 1975, setelah tur album The Lamb Lies Down on Broadway (1974). Alasannya campuran antara keinginan untuk lebih bebas secara kreatif, tekanan pribadi (anaknya sedang sakit), dan konflik dalam dinamika band.Gabriel adalah vokalis, penulis lirik utama, dan frontman karismatik Genesis. Banyak yang mengira kepergiannya akan mengakhiri band ini.
Setelah Gabriel keluar, Genesis mencoba mencari vokalis baru. Mereka mengadakan audisi lebih dari 400 orang, tapi tidak menemukan yang cocok. Akhirnya, Phil Collins, yang sebelumnya hanya drummer dan backing vocal, mencoba menyanyikan lagu-lagu demo — dan ternyata suaranya sangat cocok. 
Transisi dari Peter Gabriel ke Phil Collins sebagai vokalis utama Genesis adalah salah satu momen paling penting dalam sejarah band tersebut, dan terjadi secara bertahap selama pertengahan hingga akhir 1970-an. 
A Trick of the Tail (1976) adalah album pertama Genesis dengan Phil Collins sebagai vokalis utama. Album ini sangat sukses secara kritis dan komersial, membuktikan bahwa Genesis bisa bertahan tanpa Gabriel. Musiknya tetap prog-rock khas era sebelumnya, tapi mulai terasa lebih halus dan melodis. Kemudian disusul oleh album Wind & Wuthering (1976) yang semakin memperkuat posisi Collins sebagai vokalis tetap. 
Namun kestabilan Genesis betul betul harus diuji, setelah gitaris yang memberi nafas progressive Genesis, Steve Hackett cabut menyusul Peter Gabriel. Kepergian Hackett ternyata malah menjadikan kristalisasi Genesis terjadi, dan mereka merilis album …And Then There Were Three… (1978) yang memberikan penegasan bahwa mereka hanya tinggal bertiga dan tetap solid. 
Sepeninggal Hackett, trio  Collins, Banks, Rutherford membuat musik  yang mulai lebih pop-oriented. Dan album Duke (1980) menjadi jembatan keseimbangan antara prog dan pop Genesis.
Duke adalah album ke-10 dari Genesis dan menjadi tonggak penting dalam transisi band ini dari prog-rock kompleks era Gabriel menjadi lebih mainstream namun tetap musikal. Album ini jmemadukan dua sisi Genesis, Prog-rock epik, khas era 70-an, seperti terlihat di lagu Behind the Lines, Duchess, Guide Vocal, Turn It On Again, Duke's Travels, Duke's End serta Pop-rock yang lebih simpel dan langsung, terlihat dalam lagu-lagu seperti Misunderstanding dan Alone Tonight. Duke ini direkomendasikan untuk pendengar Genesis era lama maupun era baru.

Label catalog  YESS-298
Pita  maxell
Tahun  1980
Buatan  PT Diamond Records Indonesia
Format Cassette, Album
Progressive Rock



Kaset Yess 019 Yes album Tales From Topographic Oceans

 


Masuknya Steve Howe di album Close to the Edge (1972), memang membuat YESS menanjak tajam dari sisi kreativitas dan popularitas, dan menuntut mereka berkarya lebih dari sebelumnya, dan mereka menggarap album Tales from Topographic Oceans.  Tales from Topographic Oceans adalah salah satu album Yes paling ambisius, sekaligus paling kontroversial. Album ini keluar saat Yes berada di puncak kreativitas dan popularitas. Setelah sukses besar dengan Close to the Edge (1972), mereka mencoba mendorong batas prog rock sejauh mungkin. Rilisan aslinya dalam format PH merupakan double album dengan hanya berisikan 4 lagu, masing-masing mengisi satu sisi LP. Tales From Topographic Oceans terinspirasi oleh teks mistik Hindu dari kitab Autobiography of a Yogi dan dari sisi musikalitas mempunyai struktur lagu simfonik dan konseptual, penuh transisi, tema berulang, dan bagian-bagian ambient. Yang jelas untuk menikmati album ini tidak bisa didengar sambil lalu, butuh waktu dan kesabaran.
Pada album ini juga terdapat pergantian drummer dari Bill Bruford ke Alan White. Bruford mengundurkan diri dari YES karenad merasa sudah mencapai puncak ekspresinya di Close to the Edge dan dia mengaku bosan dengan proses rekaman Yes yang sangat bertele-tele dan perfeksionis ekstrem, terutama oleh Jon Anderson dan Chris Squire. 
Tak lama setelah keluar dari Yes, Bruford langsung bergabung dengan King Crimson, band yang lebih eksperimental dan improvisasional di bawah Robert Fripp. King Crimson memberi lebih banyak ruang untuk spontanitas dan eksperimen avant-garde, yang cocok dengan latar jazz Bruford.

Label catalog : YESS-019
Pita : maxell
Tahun : 1973
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock


Kaset Yess 017 Yes album The Yes Album

 

Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)  dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes sering melakukan rotasi anggota tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Dalam perjalanannya pergantian formasi penting terjadi saat gitaris Peter Banks berganti ke Steve Howe. Kehadiran Howe membawa warna baru dengan teknik gitar yang lebih variatif, mulai dari akustik, elektrik, sampai pengaruh musik klasik dan country. Kehadiran Steve Howe langsung terasa saat YES merilis album The Yes Album pada tahun 1971. The Yes Album merupakan titik balik bagi Yes dan jadi fondasi untuk karya-karya besar Yes berikutnya seperti Fragile (1971) dan Close to the Edge (1972). Di sini mereka mulai benar-benar menemukan identitas progressive mereka.
Pengaruh Steve Howe dalam The Yes Album sangat besar dan menjadi salah satu kunci transformasi Yes dari band rock psikedelik/art rock biasa menjadi raksasa progressive rock sejati. Tanpa Steve Howe, Yes mungkin tidak akan se-evolusioner itu di era 1970-an. The Yes Album menandai awal dari suara “Yes klasik” yang sangat dicirikan oleh, Interplay rumit antara gitar, bass, dan keyboard, Struktur lagu yang panjang dan dinamis, Eksplorasi tekstur dan teknik gitar yang luas.Coba bandingkan album  Time and a Word (1970) dan langsung lanjut ke The Yes Album, perbedaan kualitas dan arah musikalnya sangat terasa, dan sebagian besar karena masuknya Steve Howe.
Simak lagu seperti Yours Is No Disgrace, Starship Trooper, I've Seen All Good People. Akan terasa menampilkan kompleksitas ritme, struktur megah, penuh perubahan tempo dan harmoni rumit, yang jadi ciri khas Yes era 1970 an.
Bagi penikmat musik progressive rock yang punya perpaduan antara teknikalitas tinggi, melodi yang menarik, dan aransemen panjang, The Yes Album wajib didengar. Bahkan bagi pendengar baru pun, album ini relatif lebih mudah diakses dibanding beberapa rilisan prog lainnya.

Label catalog : YESS-017
Pita : maxell
Tahun : 1971
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock




Minggu, 01 Juni 2025

Kaset Yess 018 Yes album Close to the Edge




Yes adalah band progressive rock yag sangat berpengaruh, dibentuk di London pada tahun 1968 oleh Jon Anderson (vokal) dan Chris Squire (bass)
 dan kemudian disusul oleh Tony Kaye (keyboard), Peter Banks (gitar) dan Bill Bruford (drum). Mereka dikenal lewat kombinasi vokal khas, permainan instrumen yang kompleks. Yes dikenal dengan rotasi anggota yang sangat sering, namun tetap menjaga identitas musikal. Diantara yang sering keluar masuk formasi adalah Steve Howe (gitar), Rick Wakeman (keyboard), Alan White (drum), Jon Anderson sendiri sebagai pendiri sempat keluar-masuk beberapa kali, termasuk saat era 1980-an ketika Trevor Rabin membawa Yes ke arah yang lebih pop dengan album seperti 90125 (“Owner of a Lonely Heart”).
Pada awal 1972, Yes sudah mulai dikenal sebagai salah satu band progressive rock terdepan. Album sebelumnya, Fragile (1971), yang memuat hit “Roundabout”, telah membawa mereka ke panggung internasional dan memperkenalkan personel keyboardis virtuoso Rick Wakeman. Yes tengah berada dalam masa paling produktif dan eksperimental. Mereka ingin mendorong batas-batas musik rock lebih jauh lagi, menciptakan sesuatu yang bukan sekadar lagu—melainkan karya musik berskala simfoni. 
Pada tahun 1972 YES merilis album ke 5, Close to the Edge, dirilis pada puncak era progresif awal 70-an. Hanya terdiri dari tiga lagu, album ini adalah puncak dari eksplorasi musik kompleks, simfoni rock, dan spiritualitas eksistensial yang menjadi ciri khas Yes.  Close to the Edg mencerminkan keinginan Yes untuk menciptakan sesuatu yang abadi, bukan sekadar populer. Ia adalah hasil dari lima musisi di puncak kreativitas mereka—berani mengambil risiko, bahkan sampai meretakkan susunan internal band. Jon Anderson, Steve Howe, Chris Squire, Rick Wakeman dan Bill Bruford membuat Close to the Edge bukan hanya sebuah album, ia adalah pengalaman musikal. Yes membawa pendengar ke dimensi spiritual dan sonik yang belum pernah dijelajahi oleh band-band rock sebelumnya. Dengan struktur lagu yang panjang dan kompleks, album ini bukan untuk pendengar kasual, namun sangat memuaskan bagi penikmat musik progresif sejati.
Drummer Bill Bruford meninggalkan band setelah rekaman ini, menjadikannya semacam “perpisahan emas” dari formasi klasik mereka.

Label catalog : YESS-018
Pita : maxell
Tahun : 1972
Buatan : PT Diamond Records Indonesia
Format: Cassette, Album
Progressive Rock



CD Original BIP album Udara Segar

 CD Original BIP album Udara Segar Label-Catalog: PT. Aquarius Musikindo – APC FR 8107-2 Format: CD, Album, Jewelcase  Tahun Rilis : 2004 Bu...